Mataram - Bakesbangpoldagri NTB Ambil Bagian dalam Penguatan Inovasi Daerah, Komitmen Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik terus diperkuat. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperkuat budaya inovasi di seluruh perangkat daerah sebagai modal utama meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperbesar peluang meraih Innovative Government Award (IGA) 2026. Semangat tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Inovasi NTB Menuju Innovative Government Award (IGA) 2026 yang digelar di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi NTB yang mewakili Kepala Badan. Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh perangkat daerah dalam memperkuat ekosistem inovasi pemerintahan. Tidak hanya membahas kesiapan menghadapi penilaian IGA 2026, pertemuan tersebut juga menjadi ruang berbagi gagasan dan strategi agar setiap OPD mampu melahirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Provinsi NTB menyadari bahwa tantangan pembangunan yang semakin kompleks menuntut birokrasi bekerja lebih kreatif, cepat, dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan publik. Karena itu, inovasi tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan menjadi bagian penting dalam transformasi birokrasi menuju pemerintahan yang modern, efektif, dan berdaya saing.
Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh perangkat daerah didorong untuk terus menggali potensi, mengembangkan terobosan baru, serta menciptakan inovasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Inovasi yang dibangun diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administrasi dalam penilaian IGA, tetapi benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.
Bagi Bakesbangpoldagri NTB, budaya inovasi memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di bidang kesatuan bangsa, politik dalam negeri, dan pembinaan kehidupan demokrasi. Berbagai terobosan diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas daerah.
Forum ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antarperangkat daerah agar inovasi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih terintegrasi. Kolaborasi menjadi salah satu kunci agar setiap inovasi mampu memberikan dampak yang lebih luas terhadap peningkatan kualitas pembangunan di Nusa Tenggara Barat.
Innovative Government Award sendiri merupakan ajang nasional yang menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun budaya inovasi. Penilaian tidak hanya melihat jumlah inovasi yang dihasilkan, tetapi juga menilai kualitas implementasi, keberlanjutan program, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, kesiapan menuju IGA 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTB untuk terus meningkatkan daya saing daerah melalui birokrasi yang profesional, adaptif terhadap perubahan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat. Rapat koordinasi berlangsung lancar dengan diikuti seluruh perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.
Melalui penguatan budaya inovasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemprov NTB optimistis mampu menghadirkan pemerintahan yang semakin modern, responsif, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu daerah yang terus berkembang dalam inovasi pemerintahan di tingkat nasional.

0 komentar:
Posting Komentar