![]() |
| Gubernur NTB saat memberikan sambutan pada kegiatan penutupan diklat |
Lombok Barat
- Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menyebut Pasukan Pengibar
Bendera Pusaka (Paskibraka) NTB Tahun 2026 sebagai yang terbaik dalam tiga
tahun terakhir. Penilaian tersebut disampaikan saat menghadiri acara pembubaran
Panitia dan Paskibraka Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di kediaman Kepala
Bakesbangpoldagri NTB Surya Bahari, Desa Saribaye, Kecamatan Lingsar, Lombok
Barat, Selasa (18/8) malam.
Menurut
Gubernur, persiapan Paskibraka tahun ini lebih matang dan pelaksanaan tugas
berjalan baik. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah formasi lumbung
yang ditampilkan dalam rangkaian Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Formasi
tersebut dinilai rapi sejak awal hingga akhir pelaksanaan.
“Selama
tiga tahun saya melihat Paskibraka, tahun ini yang terbaik,” kata Gubernur.
Bagi Gubernur, keberhasilan menjadi anggota Paskibraka tidak berhenti pada
penampilan saat upacara. Pengalaman selama menjalani latihan dan bertugas
diharapkan menjadi bekal bagi para anggota setelah menyelesaikan tugas.
Karena
itu, Gubernur menitipkan tiga hal kepada para Paskibraka, yakni disiplin,
keberanian untuk mencoba dan belajar dari kegagalan, serta bakti kepada orang
tua.
Menurutnya,
disiplin yang diperoleh selama menjalani latihan harus tetap menjadi kebiasaan
ketika para anggota kembali ke sekolah, keluarga, dan lingkungan. Mereka
juga diminta berani mencoba serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi
kegagalan.
“Kalau gagal, jangan berhenti. Belajar dari kegagalan
itu, lalu coba lagi,” ujarnya.
Para Paskibraka juga mendapat kesempatan menyampaikan
pertanyaan langsung kepada Gubernur, mulai dari perjalanan hidup, sosok yang
memotivasinya, hingga tantangan memimpin NTB. Percakapan kemudian berkembang
ketika Gubernur meminta para anggota menyampaikan mimpi mereka tentang masa
depan NTB.
Harapan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan
cita-cita pribadi. Para Paskibraka menyampaikan gagasan tentang pembangunan
yang lebih merata, pariwisata yang semakin maju, peningkatan kualitas
pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, pelestarian budaya, serta
kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk berprestasi.
Salah seorang Paskibraka bahkan menyampaikan cita-cita
menjadi presiden perempuan pertama dari luar Jawa. Harapan lainnya menunjukkan
keinginan agar NTB menjadi daerah yang semakin maju tanpa meninggalkan budaya
dan kelestarian lingkungan.
Bagi Gubernur, berbagai mimpi tersebut penting karena
generasi muda yang hari ini menjalankan tugas sebagai Paskibraka merupakan
calon penerus pembangunan NTB. Karena itu, pengalaman yang mereka peroleh
selama menjadi Paskibraka diharapkan tidak berhenti sebagai kenangan setelah
upacara.

0 komentar:
Posting Komentar