26 Agustus 2026

 

Bakesbangpoldagri NTB saat menerima audiensi dari Yayasan Anak Bangsa Indonesia NTB

Mataram – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima audiensi dari Yayasan Anak Bangsa Indonesia (YABI) NTB terkait rencana kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dalam penyelenggaraan program magang bagi mahasiswa luar negeri. Audiensi berlangsung di Kantor Bakesbangpoldagri Provinsi NTB dan diterima langsung oleh Kepala Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, Drs. Surya Bahari, M.M.Pd., didampingi jajaran Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik (Wasnas PK).

Dalam pertemuan tersebut, pihak Yayasan Anak Bangsa Indonesia NTB memaparkan rencana pelaksanaan program magang mahasiswa luar negeri di RSUP sebagai bentuk kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi, serta memperkuat jejaring kerja sama internasional yang berdampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Menanggapi paparan tersebut, Drs. Surya Bahari, M.M.Pd. menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dinilai berpotensi memberikan manfaat bagi daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, dan kerja sama internasional.

"Pada prinsipnya kami mendukung setiap bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi Provinsi Nusa Tenggara Barat. Namun, seluruh dokumen administrasi, perizinan, serta persyaratan yang berlaku harus dilengkapi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Drs. Surya Bahari, M.M.Pd.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bakesbangpoldagri Provinsi NTB memiliki tugas dan fungsi dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, setiap program yang melibatkan warga negara asing perlu dikoordinasikan dengan seluruh instansi terkait agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.

"Bakesbangpoldagri akan melaksanakan tugasnya dalam melakukan pengawasan terhadap orang asing sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan, memberikan manfaat bagi daerah, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Nusa Tenggara Barat," tegasnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana yang hangat dan konstruktif. Kedua belah pihak sepakat untuk terus membangun koordinasi dan komunikasi selama proses pemenuhan persyaratan administrasi serta pelaksanaan program. Diharapkan, kerja sama tersebut dapat segera direalisasikan setelah seluruh dokumen dan ketentuan yang dipersyaratkan terpenuhi, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penguatan kerja sama internasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

0 komentar:

Posting Komentar