![]() |
| Bakesbangpoldagri NTB saat menerima audiensi dari Yayasan Anak Bangsa Indonesia NTB |
Mataram
– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi
Nusa Tenggara Barat menerima audiensi dari Yayasan Anak Bangsa Indonesia (YABI)
NTB terkait rencana kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dalam
penyelenggaraan program magang bagi mahasiswa luar negeri. Audiensi berlangsung
di Kantor Bakesbangpoldagri Provinsi NTB dan diterima langsung oleh Kepala
Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, Drs. Surya Bahari, M.M.Pd., didampingi jajaran
Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik (Wasnas PK).
Dalam
pertemuan tersebut, pihak Yayasan Anak Bangsa Indonesia NTB memaparkan rencana
pelaksanaan program magang mahasiswa luar negeri di RSUP sebagai bentuk kerja
sama di bidang pendidikan dan kesehatan. Program tersebut diharapkan dapat
menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi, serta
memperkuat jejaring kerja sama internasional yang berdampak positif bagi
pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Menanggapi
paparan tersebut, Drs. Surya Bahari, M.M.Pd. menyampaikan apresiasi atas
inisiatif yang dinilai berpotensi memberikan manfaat bagi daerah, khususnya
dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, dan kerja sama
internasional.
"Pada
prinsipnya kami mendukung setiap bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi
Provinsi Nusa Tenggara Barat. Namun, seluruh dokumen administrasi, perizinan,
serta persyaratan yang berlaku harus dilengkapi sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan," ujar Drs. Surya Bahari, M.M.Pd.
Lebih
lanjut, ia menegaskan bahwa Bakesbangpoldagri Provinsi NTB memiliki tugas dan
fungsi dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing
di wilayah Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, setiap program yang melibatkan
warga negara asing perlu dikoordinasikan dengan seluruh instansi terkait agar
pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.
"Bakesbangpoldagri
akan melaksanakan tugasnya dalam melakukan pengawasan terhadap orang asing
sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Pengawasan ini bertujuan untuk
memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan, memberikan manfaat bagi
daerah, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Nusa Tenggara
Barat," tegasnya.
Audiensi
berlangsung dalam suasana yang hangat dan konstruktif. Kedua belah pihak
sepakat untuk terus membangun koordinasi dan komunikasi selama proses pemenuhan
persyaratan administrasi serta pelaksanaan program. Diharapkan, kerja sama
tersebut dapat segera direalisasikan setelah seluruh dokumen dan ketentuan yang
dipersyaratkan terpenuhi, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi
peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penguatan kerja
sama internasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
.jpeg)
0 komentar:
Posting Komentar