12 September 2026

 

Suasana Keributan di Desa Sesela

LOMBOK BARAT - Keributan antar kelompok pemuda terjadi di jalan raya perbatasan Desa Sesela dan Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Sabtu (12/9/2026) sore.

Keributan yang melibatkan pemuda Dusun Johar Pelita, Desa Jatisela, dengan pemuda Dusun Kebun Lauk, Desa Sesela, tersebut diduga dipicu persoalan antar pemuda dan diperparah pengaruh minuman keras.

Informasi yang dihimpun, keributan bermula sekitar pukul 16.15 WITA ketika dua pemuda asal Dusun Johar Pelita, Desa Jatisela, melintas menggunakan sepeda motor secara berboncengan di wilayah Dusun Kebun Lauk, Desa Sesela.

Keduanya kemudian diduga dikejar sejumlah pemuda hingga diberhentikan di depan Masjid Nurul Huda, Dusun Kebun Lauk. Kedua pemuda tersebut diduga kemudian dikeroyok tanpa alasan yang jelas.

Keduanya berhasil melarikan diri dan kembali ke kampungnya. Mereka kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kelompok pemuda di Dusun Johar Pelita.

Tak lama berselang, sekelompok pemuda dari Dusun Kebun Lauk mendatangi wilayah perbatasan Dusun Johar Pelita untuk mencari kedua pemuda tersebut.

Namun, kelompok tersebut diduga dihalangi oleh seorang warga bernama H. Ahmad. Merasa dihalangi, kelompok pemuda tersebut kemudian diduga melakukan penganiayaan terhadap H. Ahmad hingga mengalami luka pada bagian bibir.

Keributan tersebut sempat membuat situasi di kawasan perbatasan kedua desa memanas.

Personel Dalmas Polresta Mataram bersama personel Koramil 07/Gunungsari kemudian turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi.

Sekitar pukul 18.00 WITA, situasi berhasil dikendalikan. Aparat keamanan selanjutnya melakukan pengamanan dan pemantauan untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan.

Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan, di antaranya H. Noor, warga Dusun Kebun Lauk, yang mengalami luka pada bagian kening.

Hingga pukul 18.10 WITA, situasi di lokasi dilaporkan telah aman dan kondusif. Personel Koramil 07/Gunungsari dan Dalmas Polresta Mataram masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya keributan susulan.

Pihak keamanan juga terus melakukan pemantauan terhadap situasi di kedua wilayah guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar