![]() |
| Tim Bakesbangpoldagri NTB dan Disnakertrans Saat Berkoordinasi |
MATARAM
— Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi
Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam
rangka meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di
wilayah NTB.
Koordinasi
tersebut dilakukan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)
Provinsi NTB, terutama berkaitan dengan keberadaan tenaga kerja asing (TKA)
yang bekerja di sejumlah sektor di wilayah NTB.
Kabid
Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik (Wasnas PK) Bakesbangpoldagri NTB,
Rizal Febriandy Udjudeda, S.Sos., mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi
langkah penting untuk memastikan pengawasan terhadap orang asing dapat berjalan
secara optimal.
Menurut
Rizal, keberadaan orang asing di NTB perlu menjadi perhatian bersama dengan
tetap mengedepankan pendekatan koordinatif serta sesuai dengan tugas dan
kewenangan masing-masing instansi.
“Koordinasi
ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat pertukaran informasi
terkait keberadaan maupun aktivitas orang asing di wilayah NTB,” ujar Rizal.
Ia
menjelaskan, pengawasan tidak hanya berkaitan dengan aspek ketenagakerjaan,
tetapi juga menyangkut aspek keamanan, ketertiban, administrasi, serta potensi
dampak sosial yang dapat muncul di tengah masyarakat.
Karena
itu, Bakesbangpoldagri NTB mendorong adanya sinergi dan komunikasi yang
berkelanjutan dengan Disnakertrans serta instansi terkait lainnya.
Rizal
menambahkan, pertukaran informasi dan sinkronisasi data menjadi salah satu hal
yang perlu terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, berbagai potensi
permasalahan yang berkaitan dengan keberadaan orang asing dapat diketahui lebih
dini dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
“Yang
kita bangun adalah sinergitas. Masing-masing instansi memiliki tugas dan
kewenangan masing-masing. Dengan koordinasi yang baik, pengawasan di lapangan
tentunya bisa lebih optimal,” katanya.
Sementara
itu, koordinasi dengan Disnakertrans juga menjadi bagian dari upaya memastikan
penggunaan tenaga kerja asing di NTB dilakukan sesuai dengan ketentuan
ketenagakerjaan yang berlaku.
Bakesbangpoldagri
NTB berharap koordinasi lintas sektor tersebut dapat terus ditingkatkan
sehingga pengawasan terhadap orang asing berjalan secara terpadu, efektif dan
terukur.
Langkah
tersebut sekaligus diharapkan dapat menjaga kondusivitas daerah serta
memastikan keberadaan orang asing, termasuk tenaga kerja asing, dapat
memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan dan perekonomian NTB tanpa
mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat.
.jpeg)
0 komentar:
Posting Komentar