| Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan kerumitan persoalan pengelolaan kawasan Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air (Gili Tramena) |
JAKARTA - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan kerumitan persoalan pengelolaan kawasan Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air (Gili Tramena), Kabupaten Lombok Utara, saat rapat kerja dan RDP bersama Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9).
Lalu Iqbal menyebut persoalan Gili Tramena bukan hanya terkait dualisme pengelolaan, tetapi juga adanya tumpang tindih kepentingan antara konservasi laut, konservasi hutan, dan pengembangan pariwisata.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses perizinan usaha menjadi kompleks dan berpotensi menimbulkan persoalan hukum. Sejumlah pelaku usaha bahkan disebut menghadapi risiko pidana, dengan beberapa di antaranya telah berstatus tersangka.
Pemerintah daerah, kata Iqbal, membutuhkan koordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan pengelolaan Gili Tramena.
0 komentar:
Posting Komentar