| Penandatangananb MoU kemitraan strategis dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk |
JAKARTA - PT Bank NTB Syariah resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Jakarta, Rabu (9/9).
Penandatanganan Nota Kesepahaman
tersebut dilakukan oleh Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Agus Suhendro,
bersama perwakilan PT Bank Maybank Indonesia Tbk, yakni Golfina Kusmarningrum
selaku Head of Financial Institution Group dan R. B. Raditya Yudhanegara selaku
Head of Sharia Global Banking.
Kerja sama ini difokuskan untuk
mendukung peningkatan layanan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat bagi Pekerja
Migran Indonesia (KUR PMI), khususnya bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara
Barat (NTB).
Direktur Pembiayaan Bank NTB
Syariah, Agus Suhendro, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan
langkah strategis Bank NTB Syariah dalam memperluas akses layanan keuangan yang
aman, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat NTB, khususnya para pekerja
migran.
“Berdasarkan data penempatan PMI
tahun 2024, Nusa Tenggara Barat menempati posisi keempat sebagai provinsi asal
Pekerja Migran Indonesia terbanyak secara nasional, setelah Jawa Timur, Jawa
Tengah, dan Jawa Barat. Posisi ini menunjukkan besarnya potensi dan peran
strategis NTB dalam ekosistem Pekerja Migran Indonesia. Oleh karena itu, Bank
NTB Syariah berkomitmen untuk menghadirkan dukungan layanan keuangan yang
semakin komprehensif bagi PMI, mulai dari akses pembiayaan hingga kemudahan
layanan transaksi keuangan. Melalui kemitraan strategis bersama Maybank
Indonesia, kami berharap penyaluran KUR PMI dapat semakin optimal, efektif, dan
memberikan manfaat yang lebih luas bagi PMI asal NTB,” ujar Agus Suhendro.
Ia menambahkan, selain memperkuat
skema pembiayaan KUR PMI, Nota Kesepahaman tersebut juga membuka peluang
pemanfaatan kapabilitas jaringan regional serta layanan correspondent banking
Malayan Banking Berhad (Maybank Group).
Melalui kerja sama ini, layanan
transaksi remitansi atau pengiriman uang, baik dari luar negeri ke Indonesia
(inward remittance) maupun dari Indonesia ke luar negeri (outward remittance),
diharapkan dapat semakin mudah diakses oleh PMI dan keluarganya. Kemudahan
tersebut didukung oleh konektivitas sistem pembayaran serta solusi digital yang
terintegrasi.
“MoU ini tidak hanya berfokus pada
pembiayaan KUR PMI dan kemudahan layanan remitansi lintas negara, tetapi juga
membuka peluang yang lebih luas untuk menjajaki kerja sama produk dan layanan
perbankan syariah lainnya pada masa mendatang,” tutup Agus.
Melalui kemitraan strategis ini,
Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem
layanan keuangan bagi PMI, sekaligus mendorong pemberdayaan finansial
masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah di Nusa Tenggara Barat.
Kemitraan ini diharapkan dapat
memberikan manfaat yang lebih luas bagi PMI, mulai dari akses pembiayaan
sebelum keberangkatan hingga kemudahan transaksi keuangan dan remitansi,
sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan perbankan yang semakin inklusif,
terintegrasi, dan berkelanjutan.
0 komentar:
Posting Komentar