14 September 2026

 

Kondisi Penemuan Mayat


BIMA — Warga Lingkungan Samporo, Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir Jalan Danatraha, Minggu (13/9/2026) malam.

Korban diketahui bernama Suaeb Muhammad (57), warga RT 11/RW 04 Lingkungan Bedi, Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Korban sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 20.20 WITA oleh Amar Musafar (36), yang merupakan cucu korban. Sebelumnya, sekitar pukul 19.30 WITA, Amar mencari korban setelah mengetahui korban tidak berada di rumah.

Saat melakukan pencarian, Amar kemudian menemukan korban telah tergeletak di atas tanah dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir jalan.

Amar selanjutnya memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar serta menghubungi Babinsa dan pihak kepolisian.

Sekitar pukul 20.45 WITA, anggota Polsek Rasanae Barat tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses penanganan perkara.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 20.50 WITA, tim Inafis Polres Bima Kota tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk meminta keterangan dari saksi.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Bima sekitar pukul 21.23 WITA menggunakan kendaraan patroli Polres Bima Kota untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan luar sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban diketahui memiliki gangguan jiwa.

Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Hingga sekitar pukul 21.40 WITA, situasi di lokasi penemuan mayat maupun wilayah Kelurahan Manggemaci dilaporkan aman dan kondusif.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.

Jika ingin, saya juga bisa membuatkan versi lebih “viral” ala media Bima/NTB, dengan judul yang lebih kuat tetapi tetap tidak menghakimi.

0 komentar:

Posting Komentar