14 Juli 2026

 


Mataram - Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional merupakan kehormatan sekaligus amanah besar bagi generasi muda Indonesia. Tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik yang prima, para calon Paskibraka juga dipersiapkan sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, disiplin, dan kepemimpinan. Komitmen tersebut kembali diwujudkan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui pengantaran dan serah terima calon Paskibraka asal NTB kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 14 Juli 2026. 

Momentum ini menjadi langkah awal bagi dua putra-putri terbaik Nusa Tenggara Barat untuk mengemban tugas kehormatan mewakili daerah pada tingkat nasional. Mereka adalah Maharathzu Ramadhana Risky Chubuyana, siswa SMA Negeri 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan, siswi SMA Negeri 1 Praya, Kabupaten Lombok Tengah. 

 Keduanya terpilih melalui proses seleksi yang ketat dan akan mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tingkat Nasional di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Depok, Jawa Barat, mulai 14 Juli hingga 23 Agustus 2026. Keikutsertaan dua wakil NTB tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. 

Selain membawa nama daerah, mereka juga akan bergabung bersama putra-putri terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia dalam menjalani pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta penguatan ideologi Pancasila sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa. 

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, keberhasilan mengantarkan wakil daerah ke tingkat nasional merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Program kepaskibrakaan dipandang bukan sekadar menyiapkan petugas pengibar bendera, melainkan membentuk generasi muda yang memiliki integritas, semangat pengabdian, dan rasa cinta tanah air yang kuat.

Di sela-sela pelaksanaan pengantaran calon Paskibraka, Bakesbangpoldagri Provinsi NTB juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. Salah satu agenda yang dilaksanakan adalah pertemuan dengan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri guna membahas pembentukan akun PUSKOMIN, sistem pelaporan situasi daerah yang menjadi bagian dari penguatan deteksi dini dan kewaspadaan nasional. 

Dalam koordinasi tersebut, tim Bakesbangpoldagri memperoleh penjelasan teknis mengenai mekanisme penginputan laporan sebagai upaya meningkatkan efektivitas sistem pelaporan daerah. Penguatan sistem informasi ini dinilai penting untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang responsif terhadap berbagai dinamika sosial dan politik di daerah. 

 Tidak hanya itu, koordinasi juga dilakukan bersama Subdirektorat Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri. Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis, mulai dari pelaksanaan program kepaskibrakaan, penguatan wawasan kebangsaan, hingga persiapan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peran Bakesbangpoldagri tidak hanya sebatas mendampingi keberangkatan calon Paskibraka, tetapi juga memastikan terjalinnya koordinasi yang erat dengan pemerintah pusat dalam pelaksanaan berbagai program strategis di bidang ideologi, wawasan kebangsaan, dan politik dalam negeri. 

 Melalui sinergi yang terus diperkuat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap kedua calon Paskibraka mampu memberikan penampilan terbaik selama mengikuti pemusatan pelatihan nasional sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat nasional. Di sisi lain, koordinasi yang terbangun dengan kementerian dan lembaga terkait diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan program pembinaan karakter, ketahanan ideologi, serta wawasan kebangsaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

0 komentar:

Posting Komentar