Mataram – Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn)
Marciano Norman, mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Muhammad
Iqbal, untuk maju sebagai Ketua Umum KONI Provinsi NTB. Hal ini dinilai krusial
mengingat NTB dan NTT akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON)
XXII pada tahun 2028 mendatang.
“Seperti di NTT, kondisinya sangat ideal karena
gubernurnya merupakan Ketua KONI. Ini kan musyawarah provinsinya sedang
berjalan. Saya berharap waktu yang ada ini gubernur beserta para tokoh yang
memperjuangkan PON di NTB bisa duduk bersama dan memberikan dukungan penuh
kepada gubernur sebagai Ketua KONI,” ujar Marciano, Jumat (7/8/2026).
Menurut Marciano, keberhasilan penyelenggaraan PON
sangat ditentukan oleh peran pimpinan daerah. Terlebih lagi, Lalu Muhammad
Iqbal telah ditunjuk sebagai Ketua Panitia Besar (PB) PON.
“Ketua KONI itu bertugas mempersiapkan atlet-atlet,
sedangkan gubernur menjadi Ketua PB PON,” lanjutnya.
Ia mengakui bahwa
lobi-lobi politik untuk posisi Ketua KONI ini belum berjalan secara intensif.
Namun, ia kembali menegaskan contoh dari Provinsi NTT, di mana jabatan Ketua
KONI dipegang langsung oleh gubernur. “Kita melihat PON sebagai
event empat tahunan yang besar, jadi harus kita dukung,” tegasnya.
Menanggapi dukungan tersebut, Gubernur NTB, Lalu
Muhammad Iqbal, menyatakan akan mempertimbangkan tawaran itu secara matang
sebelum mengambil keputusan. “Istikharah dulu, saya istikharah dulu,” kata
Iqbal.
Ia menambahkan, saat ini fokus utamanya adalah
menjalankan tugas-tugas pemerintahan sebagai Gubernur NTB. Sambil berseloroh
dalam bahasa lokal, ia mengaku belum memiliki dana besar yang dibutuhkan dalam
proses pencalonan seperti yang disebut-sebut.
“Ndek bedoe Rp5 miliar (tidak punya Rp5 miliar),”
kelakar Iqbal.

0 komentar:
Posting Komentar