![]() |
| Suasana Puskesmas Tempat Siswa Dirawat |
LOMBOK TENGAH - Ratusan siswa di
Kabupaten Lombok Tengah, Nusa
Tenggara Barat, diduga mengalami keracunan massal setelah
mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat, 11 September 2026.
Sebanyak 352 siswa dilarikan ke
empat puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis, menurut laporan Tim
Surveilans Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah hingga pukul
12.30 WITA.
Distribusi
korban tersebar di Puskesmas Pringgarata dengan 144 orang, Puskesmas Aik Darek
124 orang, Puskesmas Mantang 67 orang, dan Puskesmas Bagu 17 orang.
Kejadian
berawal ketika MBG yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Lombok Tengah Mekar Bersatu di bawah Yayasan Budi Sain Mangkling dibagikan
sekitar pukul 09.00 WITA di sejumlah sekolah penerima manfaat.
Kapolresta Lombok Tengah Kombes
Pol Heriyanto mengonfirmasi bahwa tiga sekolah terdampak dalam insiden ini.
"Dari data awal ada 3
sekolah dan siswanya ini sudah dibawa ke 4 puskesmas yang berbeda," ujar
Heriyanto saat ditemui di lokasi kejadian.
Heriyanto menambahkan bahwa
penyelidikan mendalam sedang dilakukan oleh tim Satreskrim Polresta Lombok
Tengah untuk mengetahui dugaan penyebab keracunan.
"Dengan kejadian ini kita
juga imbau yang jelas para SPPG ini menjalankan SOP dan segala aturan yang
ada," tegasnya.
Tim investigasi epidemiologi yang
terdiri dari Tim Surveilans Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok
Tengah masih mendalami komponen menu MBG yang menjadi sumber kontaminasi utama.
Data korban saat ini masih
bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai hasil pemantauan serta
investigasi di lapangan.

0 komentar:
Posting Komentar