12 September 2026

Suasana Puskesmas Tempat Siswa Dirawat

LOMBOK TENGAH - Ratusan siswa di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat, 11 September 2026.

Sebanyak 352 siswa dilarikan ke empat puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis, menurut laporan Tim Surveilans Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah hingga pukul 12.30 WITA.

Distribusi korban tersebar di Puskesmas Pringgarata dengan 144 orang, Puskesmas Aik Darek 124 orang, Puskesmas Mantang 67 orang, dan Puskesmas Bagu 17 orang.

Kejadian berawal ketika MBG yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lombok Tengah Mekar Bersatu di bawah Yayasan Budi Sain Mangkling dibagikan sekitar pukul 09.00 WITA di sejumlah sekolah penerima manfaat.

Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol Heriyanto mengonfirmasi bahwa tiga sekolah terdampak dalam insiden ini.

"Dari data awal ada 3 sekolah dan siswanya ini sudah dibawa ke 4 puskesmas yang berbeda," ujar Heriyanto saat ditemui di lokasi kejadian.

Heriyanto menambahkan bahwa penyelidikan mendalam sedang dilakukan oleh tim Satreskrim Polresta Lombok Tengah untuk mengetahui dugaan penyebab keracunan.

"Dengan kejadian ini kita juga imbau yang jelas para SPPG ini menjalankan SOP dan segala aturan yang ada," tegasnya.

Tim investigasi epidemiologi yang terdiri dari Tim Surveilans Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah masih mendalami komponen menu MBG yang menjadi sumber kontaminasi utama.

Data korban saat ini masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai hasil pemantauan serta investigasi di lapangan.

0 komentar:

Posting Komentar