12 September 2026

Kepadatan Ribuan Jamaah yang Menyimak Tusyiah UAS di Lombok Barat

LOMBOK BARAT - Ribuan masyarakat memadati Lapangan Giri Menang, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (12/9/2026) malam. Sekitar 5.000 orang hadir dalam kegiatan Muhasabah Akbar untuk Lombok Barat Lebih Berkah yang menghadirkan pendakwah Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. (UAS).

Kegiatan yang dirangkai dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lombok Barat, pimpinan pondok pesantren, pejabat pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat Lombok Barat dan sekitarnya.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha, S.Th.I., turut hadir bersama Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia, Ketua DPRD Lombok Barat Lalu Ivan Indaryadi, Pj. Setda Lombok Barat H. Saeful Ahkam, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sejumlah pimpinan pondok pesantren juga tampak hadir, di antaranya pimpinan Ponpes Harmain Narmada, Ponpes Assohwah Al-Islamiyah, Ponpes Kamal NWDI Narmada, Ponpes Nurul Hakim Kediri, Ponpes Al Hallimy Sesela, Ponpes Al-Islahuddiny Kediri, dan Ponpes Shalahuddin Al-Ayyubi.

Acara diawali dengan salat Isya berjamaah. Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Barat menyampaikan apresiasi atas kehadiran UAS sekaligus mengajak masyarakat membangun kebersamaan untuk mewujudkan Lombok Barat yang lebih baik.

Ia juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar pemerintah daerah diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semoga melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Allah SWT memberikan keberkahan, kekuatan dan petunjuk kepada kita semua dalam membangun Lombok Barat yang maju, mandiri dan berkeadilan,” pesannya.

UAS Ajak Warga Introspeksi Diri

Dalam tausiyahnya, UAS mengangkat tema muhasabah, yakni proses introspeksi dan evaluasi diri atas perbuatan, ucapan, sikap, serta niat yang telah dilakukan.

UAS mengajak masyarakat tidak hanya menilai kesalahan orang lain, tetapi terlebih dahulu melihat dan memperbaiki diri sendiri agar kehidupan ke depan menjadi lebih baik.

Ia juga mengingatkan jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu amalan yang dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya menyampaikan pesan keagamaan, UAS turut menyoroti pentingnya kepemimpinan yang amanah dan transparan.

Menurutnya, setiap orang yang memegang amanah kepemimpinan akan dimintai pertanggungjawaban, mulai dari lingkup keluarga hingga pemerintahan.

“Setiap kepala keluarga wajib menjadi teladan yang adil dan amanah,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan UAS di hadapan ribuan jamaah.

Orang Tua Diminta Perkuat Pendidikan Agama Anak

UAS juga memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan generasi muda. Para orang tua diminta mempersiapkan anak-anak dengan pendidikan agama sekaligus menjaga akhlak mereka.

Menurut UAS, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga harus menjadi benteng moral dan keimanan agar anak tidak mudah terpengaruh lingkungan yang buruk.

Khusus bagi anak perempuan, UAS mengingatkan pentingnya perhatian orang tua dalam membimbing mereka dengan kasih sayang, ketegasan yang mendidik, serta penguatan nilai-nilai agama.

Dalam kesempatan tersebut, UAS juga mengingatkan para perempuan untuk menjaga kehormatan diri, keluarga, dan agama serta meluruskan niat dalam setiap aktivitas.

Selain itu, jamaah diajak untuk kembali menghidupkan salat berjamaah di masjid sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

Ditutup Pengundian Hadiah dan Doa

Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan agenda “Buka Ladang Amal”, pengundian hadiah berupa 10 tabungan dari Bank Dinar dan hadiah umrah, serta doa bersama.

Kegiatan Muhasabah Akbar tersebut berakhir sekitar pukul 22.10 WITA. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Lombok Barat untuk melakukan introspeksi bersama, memperkuat keimanan dan ukhuwah Islamiyah, serta membangun kehidupan keluarga dan masyarakat yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diajak bersama-sama mendoakan dan mengikhtiarkan agar Lombok Barat menjadi daerah yang semakin aman, berkah, maju, dan berkeadilan.

0 komentar:

Posting Komentar